Hanya Dalam Masyarakat Sosialismelah Perempuan dapat Dimerdekakan.. ☕

Hanya dalam masyarakat sosialismelah Perempuan dapat dimerdekakan. Karena, hanya di dalam masyarakat sosialislah laki² dan perempuan mendapatkan keadilan sosial seutuhnya..

Bagaimanakah untuk mewujudkan masyarakat sosial tsb? 
Tentunya melewati tahapan revolusi nasional.. Yang mana persoalan yg dirasakan masyarakat adalah persoalan laki² dan perempuan. Oleh krn itu perjuangan tidaklah membedakan antara laki² dan perempuan, tidak membedakan status sosial, tidak membedakan golongan, organisasi, serta tidak membedakan agama, suku, ras, dls. Melainkan rawatlah perbedaan tsb untuk dapat merajut satu perjuangan yg kokoh yg mana berpedoman pada persatuan dan kesatuan...

Hari ini tepatnya hari bersejarah bagi perjuangan perempuan untuk mengenang capaian perempuan² atas haknya sebagai manusia, merebut haknya yg adlh bagian dari masyarakat, bagian dari warga negara. Hari ini bagi saya merupakan jembatan emas bagi Perempuan² untuk dapat mengisi segala kekosongan arah juang, merekonstruksi hakekat daripada Kewajiban Perempuan Dalam Perjuangan Republik Indonesia.. 

Sadar dan ingatlah bahwa pergerakan perempuan telah lama digaungkan oleh perempuan² revolusioner pada akhir abad 17 hingga awal abad 19 di Amerika, Perancis, Inggris, Jerman dan Rusia.. Awal mula Clara Zetkin, dkk telah menitipkan Kongres Wanita Internasional (kita kenal IWD sekarang) di Stuttgart 1907 kepada kita bunga revolusi abad 20.. Adopsilan keberanian mereka, cita-cita yg tinggi, perlawanan mereka, ketidaktakutan, kepercayaan diri dari mereka bahwa Jika tidak dengan mereka (Perempuan), maka kemenangan tidak mungkin kita capai (Lenin)..  

Persoalan Perempuan yg terjadi hari ini, mulai dari ketidakberanian, merasa perempuan sll di belakang, sll di dapur, kekerasan terhadap Perempuan hingga minimnya kontribusi Perempuan dalam dunia politik bukan hanya bersumber dari minimnya pengetahuan dan kesadaran perempuan saja melainkan dangkalnya pemikiran laki² yg selalu merasa diri bahwa dialah diatas segala-galanya Perempuan.. 

Perempuan dan laki² harusnya bersatu dalam pemikiran serta tindakan dalam memperjuangkan ketertindasan yg dialami oleh masyarakat (laki² & perempuan) baik itu masalah ekonomi, sosial bahkan masalah politik.. 

Flasback tulisan Baba O'Illah bahwa laki² & perempuan adalah dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap itu sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak udara yg setinggi-tingginya, jika patah satu sayap dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali..

Bung Karno dalam penjabaran tingkatan pergerakan perempuan menjelaskan bahwa adanya sintesa antara pergerakan perempuan tingkat satu yakni pergerakan yg hanya menyempurnakan keperempuanannya, exp: memasak, menjahit, berhias diri, memelihara anak, dsb dan tingkat dua yakni pergerakan feminisme yg adl pergerakan emansipasi perempuan (aksi menentang laki²).. Sintesa tersebut ialah pergerakan perempuan tingkat tiga yakni pergerakan Sosialisme, yg adl perempuan & laki² bahu membahu berjuang untuk sama-sama sejahtera dan merdeka seutuhnya... 
Upaya perempuan hari ini bukan sekedar mewujudkan pembebasan dari budaya patriarki saja, melainkan bahu-membahu bersama laki² untuk memperjuangkan tatanan hidup masyarakat, berbangsa dan bernegara yg adil sejahtera.. 

Seharusnya isu-isu sosial-ekonomi, politik yg dialami oleh masyarakat merupakan topik diskusi antara laki² dan perempuan untuk dapat berdialektika menghasilkan satu pemikiran yg dapat membenahi persoalan tsb, atau bahkan dapat merekomendasikan konsep yg strategis demi pembangunan daerah baik secara regional maupun negara secara nasional, atau bahkan bila perlu membahas persoalan internasional, exp : perang antara Rusia & Ukraina yg pada akhirnya akan berdampak terhadap negara Indonesia sendiri, jika tidak menyediakan payung dari sekarang...

Terlepas dari persoalan internasional perlu juga dibahas persoalan nasional (harga minyak goreng sedang melonjak, dsb) yg sedang hangat dibicarakan, formula apa yg perlu kita berikan kepada pemegang kekuasaan, hal ini perlu didiskusikan, exp.dengan sumber daya alam yg besar dalam hal ini sawit perlulah pemerintah membaca peluang tsb dengan mengalokasikan dana untuk segera mengatasi polemik harga minyak goreng yg sedang meroket. Jangan sampai masyarakat Indonesia ibarat tikus² yg mati di dalam lumbung padi.. 

Selain daripada itu sanggahnya kita sekalian yg adalah putra/putrinya Bi'inmafo tidak boleh larut dalam persoalan PTT, ini ibarat sudah basah oleh karena air hujan tapi masih memaksakan situasi mencari payung untuk berteduh, kurangnya kepekaan serta daya analitis yg kritis terhadap kebijakan Pemerintah daerah.. Sehingga dampaknya fatal sekali seperti ini, tujuan daripada Pembukaan UUD 45 yg adalah mencerdaskan kehidupan bangsa telah nihil... Lamanya waktu perekrutan PTT ini, berakibat pada lambannya tingkat pendidikan KBM di setiap sekolah-sekolah serta pelayanan kesehatan pun mengalami degradasi yg sangat hebat... Polemik yg terjadi hari ini bukan hanya terletak pada inkonstitusionalnya tindakan Pemerintah Daerah melainkan inkonsistensi daripada tupoksi DPR yg mengklaim diri sebagai Wakil Rakyat mati secara total serta gerakan-gerakan preventif dri aktivis kaum muda seakan tenggelam oleh badai Seroja tahun lalu... ๐Ÿ˜‰ Bagaimana Perempuan mau Merdeka jika masih adanya pelemparan tanggung jawab seperti polemik yg dialami sekarang๐Ÿ˜€?? 

Sebatas iklan saja di atas๐Ÿ˜‚, 
Namun mari kita kembali pada hakekatnya bahwa kewajiban Perempuan sangat penting demi terwujudnya masyarakat sosialistis dengan selalu berpegangan tangan dengan laki² menggapai segala niat dan cita² luhur bangsa Indonesia yakni sosialisme tentu harus Via Revolusi Nasional...BERSATU MEREKONSTRUKSI REVOLUSI KESADARAN!๐Ÿ”ฅ

Saran saja bagi Perempuan, perbanyak literasi dengan membaca buku, menulis karya ilmiah, berdiskusi serta selalu beradaptasi dengan zaman .. Bercita-citalah setinggi langit, jangan merasa malu dan tidak percaya diri jika melakukan terobosan baru.. Ingat bahwa untuk menggapai kemerdekaan sejati perjuangan harusnya melewati gelap gulitanya rintangann.. PEREMPUAN TANGGUH TIDAK DATANG DARI KEHIDUPAN YANG INSTAN, PERLU DIPERHADAPKAN DENGAN BENTURAN² KERAS. ๐Ÿ”ฅ☕

So, Happy International Woman's Day๐ŸŒน๐Ÿ‘‘

Komentar